Jumat, 12 April 2019


Macam-macam topologi jaringan pada komputer ialah sebagai berikut :
1.     topologi jaringan ring (Cincin)

Topologi Ring (cincin) adalah topologi jaringan berbentuk rangkaian titik yang masing-masing terhubung ke dua titik lainnya, sedemikian sehingga membentuk jalur melingkar membentuk cincin.
Pada Topologi cincin, masing-masing titik/node berfungsi sebagai repeater yang akan memperkuat sinyal disepanjang sirkulasinya, artinya masing-masing perangkat saling bekerjasama untuk menerima sinyal dari perangkat sebelumnya kemudian meneruskannya pada perangkat sesudahnya, proses menerima dan meneruskan sinyal data ini dibantu oleh TOKEN.
TOKEN berisi informasi bersamaan dengan data yang berasal dari komputer sumber, token kemudian akan melewati titik/node dan akan memeriksa apakah informasi data tersebut digunakan oleh titik/node yang bersangkutan, jika ya maka token akan memberikan data yang diminta oleh node untuk kemudian kembali berjalan ke titik/node berikutnya dalam jaringan. Jika tidak maka token akan melewati titik/node sambil membawa data menuju ke titik/node berikutnya. proses ini akan terus berlangsung hingga sinyal data mencapi tujuannya.
Dengan cara kerja seperti ini maka kekuatan sinyal dalam aliran data dapat terjaga. Kemampuan sinyal data dalam melakukan perjalanan disepanjang lingkaran adalah hal yang sangat vital dalam Topologi cincin.
Pada topologi cincin, komunikasi data dapat terganggu jika satu titik mengalami gangguan. Jaringan FDDI mengantisipasi kelemahan ini dengan mengirim data searah jarum jam dan berlawanan dengan arah jarum jam secara bersamaan. Topologi ring digunakan dalam jaringan jauh saat komputer yang terhubung ke jaringan dalam jumlah yang banyak.
a.      Kelebihan Topologi jaringan Ring (Cincin)
Topologi ring (Cincin) memiliki beberapa kelebihan-kelebihan tersendiri. Berikut ini ada beberapa kelebihan dari penggunaan topologi ring (Cincin) , antara lain adalah:
·     Mudah dibuat dan sederhana
·     Mempunyai performa yang lebih tinggi dibandingkan dengan topologi bus.
·     Konfigurasi ulang dan instalasi perangkat jaringan baru lebih mudah dan ringan dilakukan.
·     Jika terdapat kesalahan lebih mudah untuk melacak dan mengisolasi kesalahan tersebut didalam jaringan karena memakai konfigurasi point to point.
·     Lebih hemat biaya dan pemakaian kabel
·     Tidak ada terjadi tabrakan pengiriman data, dikarenakan pada waktu pengiriman data dalam satu waktu hanya node yang bisa mengirimkan data.
·     Instalasi topologi ini sederhana sehingga bisa dilakukan sendiri tanpa harus menjadi ahli IT.
·     Tidak membutuhkan Hub, Switch dan bridge untuk membuat topologi ini.
b.     Kekurangan Topologi jaringan Ring (Cincin)
Tak hanya memiliki kelebihan saja, penggunaan topologi ring (cincin) juga memiliki beberapa kekurangan di dalamnya antara lain adalah:
·      Jika terjadi kesalahan pada suatu node akan berakibat terganggunya semua jaringan tersebut. Tetapi hal ini bisa diatas dengan memakai cincin ganda atau dual ring.
·      Jaringan ini jarang dipakai karena tidak efisien
·      Pengembangan jaringan ini lebih susah, dikarenakan memindahkan, menambah, dan mengubah perangkat jaringan dan mempengaruhi seluuruh jaringan.
·      Kinerja komunikasi dalam jaringan bergantung dari jumlah titik/node yang ada pada jaringan tersebut.
·      Konfigurasi jaringan ini lebih susah daripada topologi star
·      Setiap transfer data atau paket harus melewati masing-masing komputer diantara pengirim dan penerima data, sehingga proses ini lebih lama.
·      Dibutuhkan penanganan dan maintanance khusus bandles
2.     topologi jaringan Bus

Topologi jaringan Bus ialah Topologi yang banyak digunakan kumar ai pada masa penggunaan kabel sepaksi menjamur. Dengan menggunakan T-Connector (dengan terminator 50100000ohm pada ujung network), maka komputer atau perangkat jaringan lainnya bisa dengan mudah dihubungkan satu sama lain.
a.      Kelebihan Topologi jaringan Bus
Topologi jaringan Bus memiliki beberapa kelebihan-kelebihan tersendiri. Berikut ini ada beberapa kelebihan dari penggunaan topologi jaringan Bus, antara lain adalah:
·       Irit kabel, karena menggunakan kabel tunggal sebagai media transmisinya sehingga terpusat.
·       Instalasi tergolong cukup mudah karena layout yang cukup simple.
·       Mudah untuk dikembangkan, karena jika akan menambah client maupun server tidak akan mengganggu komputer lain.
·       Kecepatan pengiriman data yang tinggi.
·       Irit biaya, karena irit kabel.
b.     Kelebihan Topologi jaringan Bus
Tak hanya memiliki kelebihan saja, penggunaan topologi jaringan
Bus juga memiliki beberapa kekurangan di dalamnya antara lain adalah:
·       Jika terjadi kesalahan dapat mengganggu komputer lain yang terhubung dengan kabel utama.
·       Sulitnya melakukan perawatan jaringan jika skalanya besar.
·       Karena menggunakan kabel tunggal sebagai media transmisinya, maka lalu lintas data cukup padat.
·       Jika kabel utama mengalami gangguan maka seluruh komputer yang terhubung dengan jaringan-pun akan mengalami gangguan.
·       Dibutuhkannya repeater untuk memperkuat sinyal, jika jaraknya jauh.
·       Sering terjadi tabrakan data.
·       Sulit untuk menidentifikasi kesalahan atau gangguan
3.     topologi jaringan star

Topologi bintang (star) adalah suatu cara untuk menghubungkan antara komputer satu dengan komputer yang lainnya sehingga dapat membentuk jaringan berupa bentuk bintang (star). Topologi bintang mempunyai bentuk seperti bintang (star), setiap node tersambung secara terpusat pada sebuah perangkat keras Hub atau switch. Hub atau switch yang dipakai untuk menghubungkan setiap node dalam jaringan LAN
a.   Kelebihan Topologi jaringan Star
Topologi Star memiliki beberapa kelebihan-kelebihan tersendiri. Berikut ini ada beberapa kelebihan dari penggunaan topologi Star, antara lain adalah:
·       Kerusakan pada satu saluran hanya akan memengaruhi jaringan pada saluran tersebut dan station yang terpaut.
·       Tingkat keamanan termasuk tinggi.
·       Tahan terhadap lalu lintas jaringan yang sibuk.
·       Penambahan dan pengurangan station dapat dilakukan dengan mudah.
·       Akses Kontrol terpusat.
·       Kemudahan deteksi dan isolasi kesalahan/kerusakan pengelolaan jaringan.
·       Paling fleksibel.
b.   Kekurangan Topologi jaringan
Tak hanya memiliki kelebihan saja, penggunaan topologi peer to peer juga memiliki beberapa kekurangan di dalamnya antara lain adalah:
·       Jika node tengah mengalami kerusakan, maka seluruh rangkaian akan berhenti.
·       Boros dalam pemakaian kabel.
·       HUB jadi elemen kritis karena kontrol terpusat.
·       Peran hub sangat sensitif sehinga ketika terdapat masalah dengan hub maka jaringan tersebut akan down.
·       Jaringan tergantung pada terminal pusat.
·       Jika menggunakan switch dan lalu lintas data padat dapat menyebabkan jaringan lambat.
·       Biaya jaringan lebih mahal dari pada bus atau ring.
4.     topologi jaringan tree (pohon)

Topologi Pohon adalah kombinasi karakteristik antara topologi bintang dan topologi bus. Topologi ini terdiri atas kumpulan topologi bintang yang dihubungkan dalam satu topologi bus sebagai jalur tulang punggung atau backbone. Komputer-komputer dihubungkan ke hub, sedangkan hub lain di hubungkan sebagai jalur tulang punggung.
Pada jaringan pohon, terdapat beberapa tingkatan simpul atau node. Pusat atau simpul yang lebih tinggi tingkatannya, dapat mengatur simpul lain yang lebih rendah tingkatannya. Data yang dikirim perlu melalui simpul pusat terlebih dahulu. 
a.        Kelebihan Topologi jaringan Tree (pohon)
Topologi Jaringan Tree (pohon) memiliki beberapa kelebihan-kelebihan tersendiri. Berikut ini ada beberapa kelebihan dari penggunaan topologi Jaringan Tree (pohon), antara lain adalah:
·     Mendukung untuk diterapkan pada jaringan komputer dengan skala besar.
·     Pengembangan jaringan atau penambahan client yang berada dibawah hub pusat dapat dilakukan dengan mudah.
·     Identifikasi kerusakan pada jaringan serta isolasi jaringan dapat dilakukan dengan mudah.
·     Jika salah satu client mengalami kerusakan atau gangguan, tidak akan mempengaruhi client lain.
·     Manajemen data yang baik, sebab komunikasi terjadi secara point to point.
b.       Kekurangan Topologi jaringan Tree (pohon)
Tak hanya memiliki kelebihan saja, penggunaan topologi jaringan Tree (pohon) juga memiliki beberapa kekurangan di dalamnya antara lain adalah:
·     Jika kabel utama (backbone) rusak, maka seluruh jaringan akan terganggu.
·     Hub memegang peran penting dalam jaringan, jika hub rusak maka seluruh jaringan akan terganggu.
·     Jika komputer yang berada di tingkat atas mengalami kerusakan atau gangguan, maka komputer yang berada dibawahnya juga akan mengalami gangguan.
·     Biaya yang diperlukan dalam membangun jaringan ini lebih mahal, sebab menggunakan lebih banyak kabel dan hub.
·     Konfigurasi dan pemasangan kabel dalam jaringan tree lebih rumit dibanding topologi lain.
·     Perawatan dalam menjaga stabilitas jaringan cukup sulit dilakukan, sebab terdapat banyak perancangan pada node.
·     Kinerja jaringan serta aliran data lebih lambat, sebab komunikasi antar komputer tidak bisa berjalan langsung, namun harus melalui hub terlebih dahulu.
·     Lalu lintas data sangat padat, sebab melalui sebuah kabel utama (backbone), sehingga kemungkinan terjadinya collision (tabrakan
file data) sangat besar.
5.     topologi jaringan Mesh

Topologi jala atau Topologi mesh adalah suatu bentuk hubungan antar perangkat dimana setiap perangkat terhubung secara langsung ke perangkat lainnya yang ada di dalam jaringan. Akibatnya, dalam topologi mesh setiap perangkat dapat berkomunikasi langsung dengan perangkat yang dituju (dedicated links).
Dengan demikian maksimal banyaknya koneksi antar perangkat pada jaringan bertopologi mesh ini dapat dihitung yaitu sebanyak n(n-1)/2. Selain itu karena setiap perangkat dapat terhubung dengan perangkat lainnya yang ada di dalam jaringan maka setiap perangkat harus memiliki sebanyak n-1 Port Input/Output (I/O ports).
a.        Kelebihan Topologi jaringan Mesh
Topologi Mesh memiliki beberapa kelebihan-kelebihan tersendiri. Berikut ini ada beberapa kelebihan dari penggunaan topologi Mesh, antara lain adalah:
·     Topologi mesh dapat dengan cepat mendeteksi kesalahan atau gangguna dalam jaringan komputer.
·     Topologi mesh meningkatkan keamanan data yang di sharing dalam jaringan komputer tersebut.
·     Topologi mesh sangat aman dari gangguan oleh komputer lain yang mengalami masalah dalam jaringan.
·     Keuntungan utama dari penggunaan topologi mesh adalah fault tolerance.
·     Terjaminnya kapasitas channel komunikasi, karena memiliki hubungan yang berlebih.
·     Relatif lebih mudah untuk dilakukan troubleshoot.
b.       Kekurangan Topologi jaringan Mesh
Tak hanya memiliki kelebihan saja, penggunaan topologi Mesh juga memiliki beberapa kekurangan di dalamnya antara lain adalah:
·     Proses instalasi topologi mesh cukup rumit dan harus dilakukan oleh tenaga ahli di bidang computer network.
·     Topologi Mesh membutuhkan biaya yang lebih besar dibanding topologi lainnya karena memakai banyak kabel.
·     Topologi Mesh tidak bisa digunakan untuk keperluan sehari-hari karena jaringannya tidak praktis.
·     Proses konfigurasi ulang pada masing-masing komputer dan peralatan lainnya (misalnya port I/O) cukup merepotkan.
·     Biaya perawatan topologi mesh cenderung lebih besar.
6.       topologi  jaringan peer to peer

Topologi peer to peer merupakan jaringan di dalam komputer yang di dalam rangkaiannya hanya terdiri dari beberapa komputer saja, bahkan tak lebih jumlahnya dari 10 komputer. Sehingga setiap komputer satu sama lainnya dapat saling berinteraksi tanpa harus adanya server. Dapat dikatakan jika setiap komputer dapat menjadi client ataupun server. Hal inilah yang merupakan konsep dari topologi peer to peer.
Topologi jaringan peer to peer selalu dikaitkan dengan jenis topologi jaringan bus, namun pada topologi peer to peer memiliki bentuk komunikasi serta arah koneksinya yang tidak searah seperti pada jenis topologi bus.
a.        Kelebihan Topologi jaringan Peer to Peer
Topologi peer to peer memiliki beberapa kelebihan-kelebihan tersendiri. Berikut ini ada beberapa kelebihan dari penggunaan topologi peer to peer, antara lain adalah:
·       Jenis topologi jaringan ini memiliki sifat independen
·       dapat melakukan transfer file serta menerima file yang disesuaikan dengan kebutuhan masing masing pengguna.
·       Biaya pengadaan dari topologi peer to peer lebih murah dibandingkan dengan jenis topologi jaringan.
·       Lebih mudah diimplementasikan
·       tidak akan memberatkan kerja komputer lainnya yang ada di dalam jaringan
b.       Kekurangan Topologi jaringan Peer to Peer
Tak hanya memiliki kelebihan saja, penggunaan topologi peer to peer juga memiliki beberapa kekurangan di dalamnya antara lain adalah:
·       Tingkat keamanan dari jenis topologi jaringan ini dirasa kurang terjamin.
·       Pengaturam serta konfigurasi dari topologi peer to peer ini dirasa lebih rumit.
·       Konsep penyimpanan data yang ada di dalam jaringan topologi peer dimiliki oleh setiap komputer.
·       Karena data tersebar di masing masing perangkat, maka tentu saja harus dilakukan backup di masing masing komputer.
7.     topologi jaringan Linier

Jaringan komputer dengan topologi linier biasa disebut dengan topologi linier bus, layout ini termasuk layout umum. Satu kabel utama menghubungkan tiap titik koneksi (komputer) yang dihubungkan dengan konektor yang disebut dengan T Connector dan pada ujungnya harus diakhiri dengan sebuah terminator.
Konektor yang digunakan bertipe BNC (British Naval Connector), sebenarnya BNC adalah nama konektor bukan nama kabelnya, kabel yang digunakan adalah RG 58 (Kabel Coaxial Thinnet). Installasi dari topologi linier bus ini sangat sederhana dan murah tetapi maksimal terdiri dari 5-7 Komputer.
a.    Kelebihan Topologi jaringan Linier
Topologi jaringan linear memiliki beberapa kelebihan-kelebihan tersendiri. Berikut ini ada beberapa kelebihan dari penggunaan topologi jaringan linear, antara lain adalah:
·       Mudah dalam melakukan setup dan memperluas jaringan komputer.
·       Sangat hemat kabel, dibandingkan dengan jenis topologi jaringan lainnya, panjang kabel yang dibutuhkan dalam topologi linear lebih sedikit.
·       Biaya pembangunannya sangat murah dan hemat, Tata letaknya sederhana, sehingga anda tidak perlu terlalu rumit dalam pemasangan
·       Tidak membutuhkan kendali pusat (server), sehingga semua komputer di dalam jaringan tersebut dapat bekerja tanpa adanya pusat (server)
·       Mudah untuk dikembangkan
·       Prose penambahan dan pengurangan terminal tidak akan sama sekali menganggu operasi yang sedang berjalan
·       Jaringan linear bus sangat banyak digunakan di dalam jaringan yang berskala kecil, sehingga akan sangat baik untuk jaringan LAN.
b.   Kekurangan Topologi jaringan Linier
Tak hanya memiliki kelebihan saja, penggunaan topologi jaringan linear juga memiliki beberapa kekurangan di dalamnya antara lain adalah:
·       Pendeteksian dan pengisolasian pada kesalahan yang terjadi di dalam jaringan akan sangat kecil dilakukan.
·   Lalu lintas yang ada di dalam kabel penghubung jaringan sangat padat dan tinggi.
·  Proses security data-data yang ditransfer di dalam jaringan kurang begitu terjamin keamanannya.
·  Bila terjadi penambahan jumlah pengguna, maka akan berdampak pada penurunan kecepatan jaringan. Sehingga membuat proses transfer data bisa melambat.
·       Membutuhkan repeater jika digunakan untuk transfer jarak jauh.
·       Penggunaan terminator adalah sesuatu hal yang wajib dan harus tepat.
·  Adanya batasan pada panjang kabel utama serta jumlah node yang bisa terhubung di dalam jaringan.
·    Sangat tergantung pada kabel sentral, sehingga ketika kabel utama di dalam jaringan sedang bermasalah maka akan menyebabkan seluruh jaringan rusak.
·       Sulit untuk mendeteksi masalah saat terjadi dalam satu komputer saja.
8.       topologi jaringan hybrid

Topologi Hybrid merupakan penggabungan dari beberapa (dua atau lebih) topologi jaringan yang berbeda. Misalnya ketika suatu jaringan yang menggunakan topologi Ring, digabungkan dengan jaringan lain yang menggunakan topologi star; maka topologi baru yang terbentuk dari gabungan kedua topologi jaringan ini disebut sebagai topologi Hybrid.
Jika jaringan yang digabungkan memiliki jenis topologi yang sama, maka penggabungan kedua jaringan tersebut bukanlah topologi hybrid. Misalnya jaringan dengan topologi bus digabungkan dengan jaringan lain yang juga menggunakan topologi bus, maka penggabungan kedua jaringan tersebut tetap merupakan topologi bus, bukan topologi hybrid.
a.    Kelebihan Topologi jaringan Hybrid
Topologi hybrid memiliki beberapa kelebihan-kelebihan tersendiri. Berikut ini ada beberapa kelebihan dari penggunaan topologi hybrid, antara lain adalah:
·       Cocok untuk jaringan dengan volume trafik yang rendah.
·       Kontrol manajemen mudah, karena bersifat terpusat dan terbagi dalam tingkatan atau jenjangan.
·       Dapat menggabungkan dari beberapa topologi jaringan yang berbeda.
·       Aliran data yang terdapat mampu berjalan sempurna.
·       Jikar ada salah satu link yang terdapat gangguan pada jaringan, maka bagian jaringan lainnya tidak akan mengalami gangguan juga.
·       Lebih mudah untuk menambahkan koneksi peripheral yang baru. Walaupun topologi jaringannya berbeda.
·       Fleksibel dan efisien, maksudnya dapat diterapkan pada lingkungan jaringan yang berbeda-beda.
·       Kecepatan teknologi konsisten
b.     Kekurangan Topologi Jaringan Hybrid
Tak hanya memiliki kelebihan saja, penggunaan topologi peer to peer juga memiliki beberapa kekurangan di dalamnya antara lain adalah:
·    Jika salah satu node rusak, maka node yang berada dijenjang bagian bawah tidak akan berfungsi.
·  Dalam pengolahan jaringan cenderung sulit, karena penggabungan dari  beberapa topologi bisa menyebabkan struktur jaringan akan menjadi rumit dan sulit juga untuk dipahami.
· Dalam instalasi dan konfigurasi jaringan lebih susah, karena kita menghubungkan beberapa topologi jaringan yang berbeda dan di waktu yang sama kita juga memastikan bahwa node harus berjalan dengan baik.
·    Biaya yang cukup mahal, karena kita harus membutuhkan beberapa topologi untuk digabungkan.
9.     topologi jaringan Broadcast

Broadcast adalah sebuah metode dalam pengiriman data dimana data akan dikirim ke banyak titik sekaligus tanpa melakukan pengecekan apakah alamat yang dituju siap untuk menerima data atau tidak dan juga pengiriman paket juga tidak memperdulikan apakah data tersebut sampai pada alamat yang dituju atau tidak.
Dalam dunia telekomunikasi Broadcast bisa diartikan sebagai proses pengiriman sinyal ke berbagai lokasi pengiriman secara bersamaan melalui satelit, televisi, radio dan perangkat komunikasi lainnya.
Selain itu Broadcast juga bisa didefinisikan sebagai bentuk layanan dari perangkat server ke perangkat client yang menyebarkan data secara bersamaan ke beberapa komputer client.
a.        Kelebihan Topologi jaringan Broadcast
Topologi jaringan Broadcast memiliki beberapa kelebihan-kelebihan tersendiri. Berikut ini ada beberapa kelebihan dari penggunaan topologi jaringan Broadcast, antara lain adalah:
·       Dapat terhubung dalam berbagai jarak
·       Dapat diakses sepanjang hari
·       Sistem keamanan lebih kompleks
·       Pengaturannya lebih mudah.
·       Kecepatan transfer yang seimbang dalam setiap perangkat
b.       Kekurangan Topologi jaringan jaringan Broadcast
Tak hanya memiliki kelebihan saja, penggunaan topologi jaringan Broadcast juga memiliki beberapa kekurangan di dalamnya antara lain adalah:
·       Biaya yang cukup mahal
·       Error pada host
·       Rawan diserang hacker
10.  topologi jaringan Hirarki

Hirarki adalah tingkatan konsentrasi jaringan atau aliran trafik pada titik interkoneksi dalam jaringan, sama dengan jumlah titik interkoneksi baris dalam jaringan. Model hirarki atau biasa disebut model pohon ini menggunakan pola hubungan dengan istilah orang tua dan anak.
Terdapat juga istilah simpul (bercirikan kotak atau lingkaran). Simpul yang berada diatas yang terhubung ke simpul pada level dibawahnya disebut orang tua. Setiap orang tua bisa memiliki satu (hubungan 1:1) atau beberapa anak (hubungan 1:M), tetapi setiap anak hanya memiliki satu orang tua. Simpul – simpul yang dibawahi oleh simpul orang tua disebut anak. Adapun hubungan antara anak dan orang tua disebut cabang. Perbedaannya adalah, record-record diorganisasikan sebagai tree (pohon) daripada graf.
a.        Kelebihan Topologi jaringan Hirarki
Topologi jaringan Hirarki memiliki beberapa kelebihan-kelebihan tersendiri. Berikut ini ada beberapa kelebihan dari penggunaan topologi jaringan Hirarki, antara lain adalah:
·       Scalability : jaringan hierarki dapat diperluas/dikembangkan secara lebih mudah
·       Redundancy : menjamin ketersediaan jalur pada level core dan distribution
·       Performance :  performa switch pada layer core dan distribution lebih handal (link aggregation)
· Security : port keamanan pada level access dan aturan pada level distribution membuat jaringan lebih aman
·   Manageability : konsistensi antar switch pada tiap level membuat manajemen menjadi lebih mudah
·    Maintainability : modularitas desain hirarki mengijinkan jaringan dibagi-bagi tanpa menambah kerumitan.
b.       Kekurangan Topologi jaringan Hirarki
Tak hanya memiliki kelebihan saja, penggunaan topologi hirarki juga memiliki beberapa kekurangan di dalamnya antara lain adalah:
·   Komputer di bawahnya tidak dapat dioprasikan apabila kabel pada komputer tingkat atasnya terputus
·       Dapat terjadi tabrakan file (collision)

MAKALAH BAB 4 ILLEGAL CONTENTS ETIKA PROFESI TEKNOLOGI INFORMASI DAN KOMUNIKASI

BAB IV PENUTUP 4.1. Kesimpulan Kesimpulan yang dapat diperoleh dari makalah cybercrime ilegal conten adalah sebagai berikut: 1. C...